Kedua tim turun tanpa ikon utama mereka. Mohamed Salah dan Victor Osimhen sama-sama absen dari daftar pemain, namun Timnas Mesir membuktikan bahwa mereka tetap mampu menemukan solusi untuk meraih hasil positif.
Mesir sukses menundukkan Nigeria dengan skor 2-1 dalam laga uji coba terakhir jelang Piala Afrika (AFCON) 2025/2026 yang berlangsung Rabu (17/12/2025) dini hari WIB. Kemenangan ini diraih tanpa kehadiran sang kapten sekaligus bintang utama, Mohamed Salah.
Penyerang Liverpool tersebut tidak masuk dalam skema pilihan pelatih Hossam Hassan, meskipun sudah bergabung bersama skuad dalam persiapan menuju turnamen yang akan digelar di Maroko. Keputusan ini langsung memantik perhatian publik sepak bola Afrika.
Pertandingan sendiri sempat berjalan dengan tempo lambat di menit-menit awal. Namun seiring waktu, Mesir mulai mengambil alih kendali permainan. Dominasi tersebut berbuah gol pada menit ke-28, ketika Zizo mengirimkan umpan terukur ke dalam kotak penalti yang disambut Mahmoud Saber dengan sepakan kaki kanan untuk membuka keunggulan tuan rumah.
Mesir terus menekan setelah gol pembuka. Emam Ashour hampir menggandakan skor lewat aksi individu impresif, namun peluang emas tersebut gagal dimaksimalkan setelah tembakannya melenceng dari sasaran.
Kegagalan memanfaatkan peluang itu menjadi titik balik. Menjelang turun minum, Nigeria mampu menyamakan kedudukan. Tendangan bebas Zaidu Sanusi gagal diantisipasi dengan sempurna, dan Chidozie Awaziem berada di posisi ideal untuk menyambar bola muntah dan mengubah skor menjadi imbang.
Memasuki babak kedua, Mesir tampil dengan intensitas lebih tinggi. Hanya tujuh menit setelah restart, keunggulan kembali mereka raih. Zizo kembali berperan sebagai kreator dengan memberikan assist kepada Mostafa Mohamed, yang tembakannya lolos dari jangkauan kiper Nigeria, Stanley Nwabali.
Setelah gol tersebut, Nigeria kesulitan mengembangkan permainan. Absennya Victor Osimhen terlihat jelas memengaruhi daya dobrak mereka, dengan upaya-upaya serangan yang gagal memberikan ancaman berarti bagi pertahanan Mesir.
Di sisi lain, ketidakhadiran Mohamed Salah tetap menjadi sorotan utama. Penyerang berusia 33 tahun itu memang minim menit bermain bersama Liverpool dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan, Salah tidak tampil sebagai starter dalam lima pertandingan terakhir The Reds, memunculkan tanda tanya terkait kondisi kebugaran dan sentuhan permainannya menjelang AFCON.
Meski tanpa figur sentralnya, kemenangan ini menjadi sinyal positif bagi Mesir. Mereka menunjukkan kedalaman skuad dan kesiapan kolektif, sebuah modal berharga sebelum memasuki panggung utama Piala Afrika.
